10 Kisah Pembunuhan yang dilatar belakangi Motif Aneh

10 Kisah Pembunuhan yang dilatar belakangi Motif Aneh
Tidak peduli seberapa keji kejahatan, selalu ada ”pembenaran” yang diberikan oleh pelaku: “Suara mengatakan kepada saya untuk membunuh semua pelacur”, “Dia sedang tidur dengan istri saya” dan”Aku melakukannya dalam nama….” semua itu adalah alasan yang seringkali kita baca sebagai berita utama surat kabar.
Beberapa kisah pembunuhan yang dilatar belakangi motif yang cukup aneh dapat anda baca disini:
10. Dennis Nilsen
Membunuh untuk Dijadikan Teman
Dennis Nilsen
[lihat.co.id] – Dennis Nilsena dalah salah satu pembunuh berantai paling produktif di Inggris. Antara 1978 dan 1983, Nilsen berkencan dengan15 pria pada waktu yang berbeda. 
Saat berkencan, dia memperlakukan mereka dengan baik lalu membunuh mereka dengan cara dicekik atau ditenggelamkan. Setelah korbannya mati, dia menyimpan korbannya di rumahnya, kadang dia juga berhubungan seks dengan mereka.
9. Robert Lyons
Penggemar berat Avril Lavigne yang Mematikan
Robert Lyons
[lihat.co.id] – Pada tahun 2011, Robert L, 39 tahun menikam ibunya sampai mati ketika ia menolak untuk membeli tiket Skybox untuk melihat aksi panggung Avril Lavigne. 
Dia membunuh wanita 61 tahun itu dengan memukulkan botol sampanyedan kemudian menikam bagian belakang ibunya sebanyak sembilan kali. Kekejian itu berlanjut dengan melemparkan ibunya dan menyiram mayat ibunya dengan cairan pembersih.
8. Brenda Ann Spencer 
Dia membenci hari Senin
Brenda Ann Spencer
[lihat.co.id] – Brenda Ann Spencer, merupakan gadis muda yang  bermasalah. Dia tinggal di sebuah rumah yang berhadapan dengan Sekolah Dasar Cleveland. Pada 9 Januari 1979, setelah semua murid masuk sekolah, ia menembaki sekolah itu dengan membabi buta. Kepala sekolah Burton Wragg dan Mike Suchar juga juga menjadi korban dalam kejadian ini.
Adegan itu berlangsung selama 7 jam. Akhirnya saat dia menyerahkan dirinya, satu-satunya alasan yang diakatakan pada polisi adalah “Saya tidak suka hari Senin”.
7. Craig Walter
Pemancing yang Pemarah
Craig Walter
[lihat.co.id] – 2 orang sahabat Craig Walter, 34, dan Maurice Wilson, 48, memutuskan untuk memancing di sebuah kanal. Mereka memutuskan membuat acara memancing mereka lebih santai dengan ”hanya” membawa ganja dan bir dalam jumlah banyak.
Mereka merokok ganja dan meminum bir sehingga mereka menjadi “sedikit “ bahagia. Naas bagi Maurice Wilson, karena Walter menjadi paranoid dan menyerangnya dengan brutal. Maurice Wilson mengalami 17 tusukan  di tubuhnya.
6. Uroko Onoja
1 Istri itu Terlalu Banyak
Uroko Onoja
[lihat.co.id] – Onoja, seorang pengusaha yang sukses. Dia memiliki 5 orang istri. Saat dia ingin berhubungan dengan istrinya yang termuda, istri –istri yang lain marah dan menuntut Onoja melayani mereka secara bersamaan. Namun, giliran 2 istrinya yang terakhir, Onoja kolaps lalu meninggal. 
Kematian itu mungkin disebabkan oleh serangan jantung karena kelelahan dan shock. Dalam laporn kepolisian, Onoja dilapokan diperkosa hingga mati, dan motif yang didapatkan dari penyelidikan ini adalah ”Cemburu”.
5. Walter Seifert
Membenci dokter dan membunuh anak kecil
Walter Seifert
[lihat.co.id] – Walter Seifert merupakan salah satu pembunuh yang paling sadis. Dia membantai 8 siswa berusia antara 8 dan 12 serta 2 guru. Dia membuat dan mengikis gagang sapu menjadi tombak dan membuat pelempar api dari sebuah sprayer. Maniak ini kemudian meninggal setelah meminum insektisida.
Alasannya? Karena dia merasa diremehkan dan karena dokter mendiagnosis dia terkena skizofrenia, dan istrinya telah meninggal saat melahirkan. Jadi, dia bukanlah seorang penggemar dokter.
4. Tonda Lynn Hamilton
Membunuh karena film
Tonda Lynn Hamilton
[lihat.co.id] – Tonda Lynn Hamilton dinyatakan tidak bersalah oleh alasan kegilaan setelah dia mengaku bahwa ia menjadi pembunuh karena merasai “tersedot ke dalam film The Matrix Defence.” Hal itu membuat ia menembak kepala ibu kosnya. Vadim Misieges, Joshua Cooke dan Lee Malvo juga memiliki catatan kejahatan ang terkait dengan film.
3. Armin Meiwes
Surat kanibal
Armin Meiwes
[lihat.co.id] – Meiwes memasang iklan pada website  the Cannibal Cafe. Dia mencari seseorang yang mau untuk menjadi korbannya. Setelah beberapa responden mengundurkan diri(mungkin mereka sadar bahwa tawaran itu tidak main-main), akhirnya Meiwes mendapatkan “peminat” yang serius. 
Bernd Jurgen Armando Brandes, seorang enginer dari Berlin merespon email itu dan mereka membuat janji bertemu. Dan ya… Meiwes lalu menyantap Bernd.
2. Jeffrey Hudson
Harga diri sebelum kejatuhan
Jeffrey Hudson
[lihat.co.id] – Jeffry Hudson memiliki tinggi hanya 19 inchi. Dia bekerja sebagai badut dan selalu menjadi bahan tertawaan untuk sang Ratu. Namun, setelah dia dilecehkan oleh beberapa punggawa ratu itu, ia berduel dengan menunggang kuda dan melepaskan tembakan. 
Hudson akhirnya dapat menembak punggawa itu tepat dikepalanya. Namun, Ratu tetap menghukum Hudson, dan menjadikan dia seorang budak selama seperempat abad.
1. Fergus Glen
Dua kata
Fergus Glen
[lihat.co.id] – Pada tahun 2003, Fergus Glen, 36 dari Wainuiomata, Selandia Baru baru saja memasak sebuah hidangan makan malam untuk adiknya, Cragi. Craig, 33thn, tampak gembira memakan hidangan tersebut dan dia lupa untuk mengucapkan terima kasih pada Fergus. 
Fergus marah dan akhirnya dia menghujamkan kapak pada adiknya sampai dia mati. Dilaporkan banyak perseteruan antara kakak beradik ini, namun kurangnya kesopananlah yang mendorong Fergus membunuh adiknya.

olshopsorg

Leave a comment

  • Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

  • Time Theme

    Responsive, Retina ready, multipurpose WordPress theme
    by Webber & Webber

  • HOTLINE:
    08 999 111 565 (WA)
    email: olshopsorg@gmail.com

  • Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.