5 Fakta tentang Film Drama Religi La Tahzan

Falcon Pictures mempersiapkan film drama religi dengan bumbu percintaan untuk menyambut hari Lebaran. Seperti apa proses produksi film tersebut? Berikut 5 Fakta tentang Film Drama Religi La Tahzan:
1. Hanya syuting 15 Hari
Hanya syuting 15 Hari
La Tahzan diproduksi dengan tim kecil, jumlah kru dan pemain utamanya yang berangkat ke Jepang total hanya sekitar 20 orang. Atiqah Hasiholan, Joe Taslim dan Ario Bayu pun berusaha memberikan penampilan maksimal dengan sumber daya yang minimal.

Mereka melakukan pengambilan gambar di Negeri Sakura selama 12 hari, ditambah syuting di Jakarta selama tiga hari.

‘Proses kekeluargaannya lebih erat. It’s really fun shoot,” ucap Ario.

2. Diadaptasi dari Cerpen dalam Buku
Diadaptasi dari Cerpen dalam Buku
Proyek film ini berawal ketika sutradara Danial Rifki sedang berada di Jepang untuk festival film pendek. Ia kemudian banyak bertemu mahasiswa Indonesia dan TKI. Mereka bercerita tentang kehidupan di sana, dan menuliskannya dalam kisah berjudul “Pelajar Setengah TKI” yang dimuat dalam buku “La Tahzan For Students”.

Danial tertarik untuk riset lebih jauh. Ia kemudian menggandeng Falcon Pictures untuk mengadaptasi cerita tersebut ke layar lebar.

“Dari cerita itu kita jadikan tokoh Hasan TKI, Viona dan Yamada,” ucapnya.

3. Film drama Pertama Bagi Joe Taslim
Film drama Pertama Bagi Joe Taslim
Terlibat dalam film action penuh adegan tembak-tembakan dan berdarah-darah sudah dilakoni Joe Taslim dalam dua film ‘The Raid’ dan ‘Fast Six’. Aktor yang namanya tengah moncer itu pun membutuhkan tantangan baru, salah satunya membintangi film yang pure drama.

“Ini baru pertama kali main romance,” ucap Joe saat jumpa pers film terbarunya, ‘La Tahzan’ di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2013).

Joe dipilih sutradara Danial Rifki untuk memerankan karakter Yamada, pria keturunan Jepang-Indonesia yang tinggal lama di Negeri Sakura. Aktor yang sebelumnya berprofesi sebagai atlet Judo itu mengaku senang sekaligus tertantang dengan peran barunya.

4. Lagu ‘Bidadari Surga’ Ciptaan Uje Jadi Soundtrack
Lagu 'Bidadari Surga' Ciptaan Uje Jadi Soundtrack
Lagu ‘Bidadari Surga’ yang masuk dalam album Uje bertajuk ‘Salawat Cinta’ itu dirilis pada akhir 2011 silam. Lirik lagu tersebut merupakan ungkapan cinta Uje pada sang istri yang setia menemaninya.

Semasa hidup, Ustad Jeffry Al Buchori dikenal romantis pada sang istri, Pipik. Lagu itu dinilai selaras dengan cerita percintaan yang diangkat dalam film produksi Falcon Pictures tersebut.

5. Peran Unyu-Unyu Atiqah Hasiholan
Peran Unyu-Unyu Atiqah Hasiholan
‘La Tahzan’ juga memberikan pengalaman baru bagi akting Atiqah. Tokoh Viona yang diperankannya memiliki karakter yang lemah lembut dengan logat Sunda.

“Untuk di film mungkin pertama kali juga aku dipercayakan karakter lemah lembut, unyu-unyu banget. Nggak kepikiran karakter ini bakal ditawarkan kepadaku,” ucapnya seraya tertawa.

olshopsorg

Leave a comment

  • Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

  • Time Theme

    Responsive, Retina ready, multipurpose WordPress theme
    by Webber & Webber

  • HOTLINE:
    08 999 111 565 (WA)
    email: olshopsorg@gmail.com

  • Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.