8 Peraturan yang paling Aneh di Mata Wisatawan

8 Peraturan yang paling Aneh di Mata Wisatawan
8 Peraturan yang paling Aneh di Mata Wisatawan Kalau Anda traveling ke 8 negara berikut ini, hati-hati ya. Tindakan sederhana yang menurut Anda wajar, malah dianggap pelanggaran hukum dan membuat wisatawan berurusan dengan pihak berwajib. Perhatikan baik-baik The Huffington Post saat dikunjungi lihat.co.id menghimpun 8Peraturan yang paling Aneh di Mata Wisatawan Ingat baik-baik, siapa tahu Anda traveling ke sana seperti dikutip travel.detik:
1. Dilarang memberi makan burung di Venesia, Italia
Dilarang memberi makan burung di Venesia, Italia
[lihat.co.id] – Saat liburan ke Eropa, banyak burung dara berterbangan di pelataran gedung-gedung tua, gereja atau alun-alun kota tua. Banyak wisatawan yang tertarik untuk memberi makan mereka dengan remah-remah roti. Eropa banget kan gayanya? Tapi tahan dulu, jika Anda traveling ke Venesia. Memberi makan burung di Venesia adalah ilegal dan bisa didenda US$ 700 (Rp 6,9 juta).
2. Dilarang meninggal di Sarpourenx, Prancis
 Dilarang meninggal di Sarpourenx, Prancis
[lihat.co.id] – Di Sarpourenx, barat daya Prancis, Walikota Gerrard Lalanne melarang warganya untuk meninggal. Aturan ini dikeluarkan tahun 2008, dan pasti membuat bingung wisatawan yang baru pertama kali ke situ dan mendengarnya Aturannya berbunyi, “Barangsiapa yang tidak memiliki kavling di pemakamam tapi ingin dimakamkan di Sarpourenx, dilarang meninggal di desa ini.” Belum selesai, ada aturan tambahan: Mereka yang melanggar akan dihukum.
3. Dilarang tidur nyaman di Buenos Aires, Argentina
Dilarang tidur nyaman di Buenos Aires, Argentina
[lihat.co.id] – Saat tidur di hotel di Argentina, mungkin bantal Anda tidak senyaman bantal hotel pada umumnya di negara lain. Jangan heran, pemerintah Argentina memang tidak ingin orang tidur dengan bantal yang terlalu nyaman Bantal berisi bulu dinyatakan ilegal karena pemerintah percaya bantal bulu dianggap memanjakan dan mendorong perasaan mesum. Hmm, berlebihan tidak sih ini?
 
4. Dilarang memiliki rokok di Bhutan
Dilarang memiliki rokok di Bhutan
[lihat.co.id] – Bhutan dijuluki sebagai Swiss di Benua Asia karena keindahan alam pegunungannya. Tapi, kalau mau traveling ke sana, jangan membawa rokok ya. Ini harus jadi perhatian khususnya untuk turis perokok Menjual rokok bisa dipenjara. Turis yang membawa rokok dikenakan pajak 100 persen. Merokok di tempat umum dikenakan denda sangat besar.
 
5. Dilarang kehabisan bahan bakar di Jerman
 Dilarang kehabisan bahan bakar di Jerman
[lihat.co.id] – Jalan tol di Jerman begitu lebar dan tidak punya batas kecepatan. Pengendara bisa memacu kecepatan sesuai hatinya. Tapi ingat-ingat, jangan sampai kehabisan bahan bakar di jalan tol Jerman Pengendara mobil tidak boleh berhenti di pinggir jalan tol kecuali dalam keadaan darurat. Kehabisan bensin dianggap bukan keadaan darurat sehingga Anda mungkin bisa ditilang.

6. Dilarang pakai sepatu hak tinggi di Yunani
Dilarang pakai sepatu hak tinggi di Yunani
[lihat.co.id] – Kalau Anda berwisata ke situs bersejarah Yunani kuno, jangan memakai sepatu hak tinggi. Anda akan diminta mencopot sepatu dan berjalan tanpa alas kaki. Pemerintah melarang pemakaian sepatu hak tinggi di objek wisata sejarah. Sepatu hak tinggi dinilai bisa merusak lantai dari situs sejarah yang memang dilestarikan.

7. Dilarang murung di Milan, Italia
Dilarang murung di Milan, Italia
[lihat.co.id] – Di Milan, Italia, suasananya adalah gembira. Banyak tempat belanja asyik dan tentu saja banyak pizza. Tapi kalau sampai bete di Milan, misalnya saat sedang ikut tur di kota, hati-hati ya. Anda harus tetap tersenyum karena dilarang menunjukan wajah murung di kota ini Di Milan, ada aturan hukum yang meminta semua orang tersenyum di setiap waktu dan tempat. Pemakaman dan rumah sakit adalah pengecualian.
 8. Dilarang pakai celana melorot di Thailand

Dilarang pakai celana melorot di Thailand
[lihat.co.id] – Dari sekian banyak aturan yang mungkin aneh buat wisatawan, cek dulu aturan di Thailand ini. Semua orang dilarang pergi dari rumah kalau tidak memakai celana dalam Pastikan Anda sebagai wisatawan tidak kehabisan celana dalam saat traveling ke Thailand. Tapi, tidak jelas juga bagaimana aturan ini akan ditegakan.

GET THE BEST DEALS IN YOUR INBOX

Don't worry we don't spam

Tags:

Tulis Komentarmu dibawah ini

Leave a reply

Reset Password
Compare items
  • Total (0)
Compare