5 Penemuan Binatang Langka dan Aneh di Dunia

[lihat.co.id] – Dunia ini sungguh beragam makhluk hidupnya. Dan selalu memberikan misteri yang tak habis untuk dikagumi. Ada saja kejutan-kejutan yang muncul setiap hari, yang membuat para ilmuwan terkagum-kagum dan ingin selalu tahu ini dan itu.
Rasa keingintahuan para ilmuwan yang besar semakin menjadi-jadi dan beberapa di antaranya menimbulkan rasa ingin tahu yang lebih lagi. Seperti misalnya, mengapa dinosaurus punah dan ke mana perginya spesies yang dulu pernah ada? Hingga sekarang hal tersebut masih menjadi pertanyaan yang tak terjawab dengan puas.
Untunglah rasa penasaran membuat manusia jadi mencari tahu kebenaran alam apa saja yang ada di dunia, sehingga membuat mereka juga menemukan banyak hal baru seperti beberapa spesies hewan langka dan aneh Beberapa hewan aneh berikut ini salah satu contohnya seperti dirangkum vemale:
 
1. Monyet Lesula 
Monyet Lesula
[lihat.co.id] – Monyet wwwlllihatco.idll jenis ini disebut wwwlllihatco.idll juga Cercopithecus wwwlllihatco.idll lomamiensis. wwwlllihatco.idllDitemukan wwwlllihatco.idll di wwwlllihatco.idllcelah bebatuan wwwlllihatco.idlldi Kongo, wwwlllihatco.idllsalah satu monyet wwwlllihatco.idll tertua di dunia wwwlllihatco.idll ini ternyata wwwlllihatco.idlljustru baru wwwlllihatco.idlldikenal oleh wwwlllihatco.idlldunia. Monyet wwwlllihatco.idll ini adalah wwwlllihatco.idllspesies monyet baru wwwlllihatco.idll yang ditemukan wwwlllihatco.idlldi Afrika sepanjang wwwlllihatco.idll 28 tahun lamanya.

Pertama wwwlllihatco.idllkali dilihat wwwlllihatco.idlldan ditangkap wwwlllihatco.idllpada 2007 silam, wwwlllihatco.idll ketika para wwwlllihatco.idll ilmuwan sedang wwwlllihatco.idllbermain di Afrika. wwwlllihatco.idllUniknya, monyet ini memiliki mata yang sangat mirip seperti mata manusia, dengan pergerakan yang cepat sehingga lebih sering didengar ketimbang dilihat.

Para monyet wwwlllihatco.idlljantan ukurannya wwwlllihatco.idllsangat besar dengan testis wwwlllihatco.idlldan perineum wwwlllihatco.idllberwarna wwwlllihatco.idllbiru terang. Sekalipun pergerakannya wwwlllihatco.idll cepat dan gemar berpindah-pindah, wwwlllihatco.idll spesies ini wwwlllihatco.idllseringkali dijadikan hewan buruan www,lihat_co.iduntuk dimakan oleh www,lihat_co.idpara penduduk setempat.www,lihat_co.id Kini, statusnyapunwww,lihat_co.id menjadi rentan punah.

2. Ular pemakan siput  
Ular pemakan siput
[lihat.co.id] – Adalah wwwlllihatco.idll ular wwwlllihatco.idll pemakan wwwlllihatco.idllsiput yang wwwlllihatco.idllberwarna hitam wwwlllihatco.idll putih dan gemar wwwlllihatco.idllberburu hewan lemah wwwlllihatco.idll dan berlendir wwwlllihatco.idll ini yang ditemukan wwwlllihatco.idll di pedalaman hutan wwwlllihatco.idllhujan Panama. wwwlllihatco.idll Berbeda wwwlllihatco.idll seperti ular biasanya, wwwlllihatco.idllia hanya doyan makan wwwlllihatco.idllsiput serta cacing wwwlllihatco.idll atau binatang lunak lain.

Membela wwwlllihatco.idlldiri wwwlllihatco.idlldengan wwwlllihatco.idllwarna kulit yang wwwlllihatco.idllmirip batu wwwlllihatco.idll coral gelap dan wwwlllihatco.idllterang. wwwlllihatco.idllDitemukan wwwlllihatco.idll di sekitar pedalaman wwwlllihatco.idllhutan atau wwwlllihatco.idll pertambangan wwwlllihatco.idll Ia bertelur dan wwwlllihatco.idll hidup di dua tempat, wwwlllihatco.idllbaik wwwlllihatco.idlldi air maupun di darat. Bisa menjadi ular yang cukup berbahaya apabila ia merasa terancam. 

 
3. Katak terkecil di dunia
Katak terkecil di dunia
[lihat.co.id] – Berbeda wwwlllihatco.idll dengan katak wwwlllihatco.idlllainnya, katak wwwlllihatco.idllini ukurannya wwwlllihatco.idllteramat sangat wwwlllihatco.idllkecil. Bahkan pemilik wwwlllihatco.idllnama latin wwwlllihatco.idll Paedophryne amanuensis wwwlllihatco.idllini ukurannya wwwlllihatco.idlltak lebih dari sebuah wwwlllihatco.idll koin, tepatnya hanya 7 milimeter saja Pertama wwwlllihatco.idll kali ditemukan wwwlllihatco.idll di Papua wwwlllihatco.idll Nugini, di desa Amau wwwlllihatco.idll. Katak dewasanya saja wwwlllihatco.idll ukurannya tak lebih dari 7,7 milimeter. wwwlllihatco.idll Hidup di hutan hujan wwwlllihatco.idll dan tak dapat bertahan wwwlllihatco.idllhidup di daerah panas Gemar tinggal di dedaunan atau tanaman yang basah dan gelap.

4. Kecoak glow in the dark
Kecoak glow in the dark
[lihat.co.id] – Kecoak wwwlllihatco.idll yang wwwlllihatco.idllsatu ini wwwlllihatco.idllsangat langka wwwlllihatco.idll dan merupakan wwwlllihatco.idll kecoak yang wwwlllihatco.idllbisa menyala di kegelapan. wwwlllihatco.idllIa biasa tinggal wwwlllihatco.idlldi dalam gua wwwlllihatco.idll yang gelap wwwlllihatco.idlldan sayapnya wwwlllihatco.idllmemiliki fosfor wwwlllihatco.idll sehingga wwwlllihatco.idll dapat menerangi di kegelapan.

Kecoak wwwlllihatco.idll ini sebenarnya wwwlllihatco.idll telah hidup puluhan wwwlllihatco.idlltahun lalu dan wwwlllihatco.idllmerupakan hasil dari wwwlllihatco.idll letusan gunung Tungurahua wwwlllihatco.idll yang kemudian bermutasi. Jumlahnya diperkirakan tidak banyak dan sangat terancam punah.

Sekalipun wwwlllihatco.idll berbeda dengan kecoak pada wwwlllihatco.idll umumnya, tetapi namanya wwwlllihatco.idll juga tetap kecoak, rasanya geli setiap melihatnya

5. Kupu-kupu tanpa sayap
Kupu-kupu tanpa sayap
[lihat.co.id] – Disebut wwwlllihatco.idll kupu-kupu wwwlllihatco.idlltanya sayap wwwlllihatco.idll karena wwwlllihatco.idllmemang sayapnya wwwlllihatco.idll berwarna bening dan tidak bercorak. Kupu-kupu jenis ini pertama kali diabadikan dan ditemukan di Kuala Lumpur.

Iapun wwwlllihatco.idll kemudian dikoleksi dan diambil oleh pengumpul serangga Stephen Brooks di Museum Alam di London, dan dinyatakan sebagai spesies baru yang langka.

Sekalipun sayapnya bening, wwwlllihatco.idll kupu-kupu ini wwwlllihatco.idlltetap menjadi serangga cantik yang mempesona, tak heran apabila mereka yang melihat akan mengaguminya.

olshopsorg

Leave a comment

  • Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

  • Time Theme

    Responsive, Retina ready, multipurpose WordPress theme
    by Webber & Webber

  • HOTLINE:
    08 999 111 565 (WA)
    email: olshopsorg@gmail.com

  • Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.